“Penghuni Pusat Konservasi dan Breeding Semi Alami (PKBSA) Banteng Taman Nasional Baluran Bertambah Satu”

anak banteng

Photo by : Joko Waluyo/TN Baluran

Dunia Konservasi mendapatkan satu kabar gembira, pada hari minggu tanggal 22 Mei 2016 jam 20.30 WIB Tina (induk banteng) setelah bunting selama 9 bulan , melahirkan anak Banteng Jawa (Bos Javanicus). Anak Banteng Jawa yang berasal dari indukan pasangan Tina dan Dony tersebut terlahir secara alami dalam kondisi sehat dengan tinggi 68 cm, panjang 66 cm, lingkar badan 63 cm dan berat 18 kg dengan jenis kelamin jantan.

anak banteng 2

TN Baluran

Pemantauan secara intensif terus dilakukan oleh petugas-petugas dari Pusat Konservasi dan Breeding Semi Alami (PKBSA) Banteng Taman Nasional Baluran dengan didampingi Drh. Diah Ayu K dari Copenhagen Zoo beserta Drh. Mujisudi Nurdari Puskeswan Kecamatan Wongsorejo. Anak yang baru lahir ini merupakan anak ketiga yang telah dilahirkan oleh Tina, setelah sebelumnya melahirkan Nina dan Gerhana. Program PKBSA Banteng ini merupakan kerjasama antara Balai Taman Nasional Baluran dengan Taman Safari Indonesia.

Saat ini, dengan lahirnya anak Banteng Jawa di PKBSA Banteng Taman Nasional Baluran berjumlah 6 ekor yang terdiri atas tiga ekor jantan dan tiga ekor betina. Kelahiran anak pasangan Dony dan Tina memiliki arti yang sangat penting dalam dunia konservasi karena turut meningkatkan jumlah populasi Banteng Jawa yang berstatus “endangered” atau “Terancam Punah” di Taman Nasional Baluran. (RAP)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *